Menjaga Hati (lagi?)

Andai akhirnya, kau tak juga kembali
Aku tetap sendiri, menjaga hati

Ups, bukan Menjaga Hati-nya Yovie&Nuno yang ingin dibahas kali ini. Bukan juga bermaksud mengimitasi artikel yang ini. Dalam artikel ini, saya akan membahas lagu Menjaga Hati versi Rhoma Irama. Ada, ya? Ada, dung! Nah, ini lirik singkatnya…
Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya
Begadang boleh saja, asal ada gunanya

…he2. Merasa kenal dengan lirik tersebut? Merasa tertipu dengan pembukaan artikel ini?

Jangan buru-buru menutup window blog ini, menekan alt+F4, apalagi menekan tombol power…. Saya tidak sedang berusaha menipu anda. Ada hubungan yang erat antara menjaga hati dengan begadang. Berikut ini artikel yang saya copy-paste-edit dari sebuah website (banyak referensi serupa di google)…

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati(GOT,GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm! Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).

Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis.

Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan.
Adapun penyebab utama kerusakan hati adalah :
1.Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.
2.Tidak buang air di pagi hari.
3.Pola makan yang terlalu berlebihan.
4.Tidak makan pagi.
5.Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
6.Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
7. Minyak goreng yang tidak sehat. !Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat,kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.
8. Mengkonsumsi masakan mentah atau sangat matang juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.
:

Biar lebih, ngeh tentang bahaya begadang, ditambahkan juga pola-pola yang terjadi dalam tubuh kita
1. Malam hari pk 9 – 11 :
Adalah pembuangan zat- zat tidak berguna / beracun(de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan 2. Malam hari pk 11 – dini hari pk 1 :
Saat proses de-toxin di bagian hati,harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

3. Dini hari pk 1 – 3 :
Proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

4. Dini hari pk 3 – 5 :
De-toxin di bagian paru-paru.Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini.Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

5. Pagi pk 5 – 7 :
de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.6. Pagi pk 7 – 9 :
Waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil,harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini,bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna.

Selain itu,dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

Yah, sudah. Ternyata kita tidak harus sendiri untuk menjaga hati. Cukup dengan menjaga pola makan, pola hidup dan tentu saja… begadang jangan begadang.

“Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat padanya dan (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar “ (QS Yunus [10]:67)

6 Responses to this post.

  1. Waduh… Sebagian dari poin2 penyebab utama kerusakan hati terpenuhi… Huaaaaa…

    coba pola hidup yang lebih sehat lah…he3

    Reply

  2. wah gawat.. selain no 5, yg laen kynya sy sering deh

    emang sering begadang? begadang ngapain, Tang? ngliat bintang di langit? “Bintang melihat bintang”

    Reply

  3. wah, makasih banget, penjelasan yg keren dan mudah dipahami

    *jadi mengaca: sudahkah saya menjaga hati?*
    bagus, res. Kembangin terus yah nulis2nya ;)

    ini juga copy-paste kok, makasih2

    Reply

  4. ga boleh makan mentah?
    ga boleh makan sushi dong?
    kan enaaaak…

    em, nggak segitunya siy… asalkan tu sushi mudah dicerna, saya kira aman-aman saja

    Reply

  5. Posted by chie135 on February 11, 2008 at 3:21 pm

    nah, solusinya apa? gimana lagi… begadang sering jadi konsumsi, res. Sulit

    coba tidur lebih awal dan bangun lebih akhir… eh bangun lebih awal juga, Chie. coba juga efektifkan jam-jam aktif, misalnya dengan mengurangi nongkrong2 (he…emang Ochi pernah nongkrong2?)

    Reply

  6. Posted by anis on February 11, 2008 at 3:52 pm

    ckck… apa sebaiknya judulnya diganti jadi menjaga hepar aja ya? :)

    biar lebih menjual (baca: lebih punya taste), jadi numpang ketenaran Menjaga Hatinya Yovie & Nuno

    Reply

Respond to this post