
Sebelum main artikel ini dimulai… saya ingin mengumumkan bahwa ternyata halaman blog ini sempat dikunjungi oleh mama saya. Padahal saya sendiri tidak pernah mengumumkan keberadaan blog ini. Thanks Allah for a great and smart mom like her… Jadi terharu, hiks.
Nah, sebagai bentuk rasa sayang saya pada mama, sekaligus pada semua muslimah yang kebetulan mampir di blog saya…saya persembahkan artikel ini. Hehe…
Ceritanya tanggal 3 September sore kemarin, waktu saya iseng online pake HP ada offline message yang mengabarkan bahwa tanggal 4 September adalah hari jilbab internasional. Karena penasaran, saya lantas googling dan menemukan beberapa artikel terkait.
Beberapa menit selanjutnya, saya teringat pada tema kecantikan muslimah yang pernah dibawakan oleh dr. Dewi Inong Irana, SpKK dalam acara AnNisaa Day tahun lalu. Fokusnya tentang tips-tips inspiratif merawat rambut dan kulit. Buat yang berminat…dapat download ppt-nya di sini (khusus muslimah tapi…hehe)
Sedikit flash-back, tahun lalu dr.Inong membawakan tema kecantikan fisik : mengulas tentang kulit yang sehat, perawatan harian kulit, ancaman kanker kulit yang semakin meluas, perawatan rambut, dll. Sepanjang sesi beliau, saya memperoleh beberapa fakta ilmiah mengejutkan sebagai berikut
1. Kulit wanita 1,5 kali lebih tipis, pigmen melanin juga lebih sedikit dibandingkan dengan kulit pria…sehingga wanita lebih rentan terserang kanker kulit dan mengalami penuaan dini
2. Sinar matahari untuk pertumbuhan tulang cukup diserap oleh wajah dan telapak tangan (jadi geli inget ada susu kalsium khusus muslimah >< )
3. Untuk menghindari efek buruk sinar matahari…gunakan pelindung sunscreen dan busana muslimah
Konon, waktu kuliah di LN… seorang ilmuwan sempat memuji pakaian dr.Inong yang melindungi kulit dari ancaman sinar UV
4. Kerudung tidak menimbulkan kerontokan rambut
5. Kerudung yang lebar lebih memudahkan sirkulasi udara ke rambut
Well, tanpa bermaksud melakukan tindakan doktrinasi… saya cukup sepakat dengan dokter spesialis kulit dan kelamin tersebut ^^ Kecantikan (mind-body-soul) yang kita miliki itu perlu dijaga, karena kita begitu berharga (hoho…narsis)
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al Ahzab[33]:59)

Posted by dwinanto on September 24, 2008 at 1:57 pm
Hmm,.
Kayaknya kurang cocok kLo kasih komentar di bagian ini,.
Tapi, ga masalah deh,.
Komentarnya: “Hoo, ternyata begitu ya”,.
Posted by Ivan on September 25, 2008 at 9:09 pm
Jangan-jangan mamanya Restya juga punya blog…
Coba googling, Res…
Posted by bintang on September 25, 2008 at 10:44 pm
hmm,,intinya : pakailah kudung (bagi yang diwajibkan)
Posted by email90 on September 27, 2008 at 2:07 pm
kak resty, blognya telah sy link..
ada beberapa opsi:
1. karena wanita ingin di mengerti
2. karena wanita harus di mengerti
3. karena wanita susah di mengerti
kira2 yg cocok u mama kak resty yg mana ya?
*karena wanita penuh teka-teki kali yak?
Posted by lailatulhidayah on September 29, 2008 at 11:49 pm
hwe…Subhanallah..Allah emang sayang banget ya ma kita..
Posted by ATa on October 2, 2008 at 7:48 pm
Bruntunglah muslimah di indonesia…
1.Di Inggris, Jack Straw, mantan menteri luar negeri Inggris yang kini menjadi ketua Majelis Perwakilan Rendah (House of Common).melarang penggunaan cadar.
2. Seorang hakim di pengadilan North Rhine-Westphalia, Jerman memerintahkan seorang muslimah yang bekerja sebagai guru, untuk tidak mengenakan topi baretnya ketika sedang mengajar di dalam kelas.(di Jerman, wa bil khusus daerah tersebut memakai jilbab dilarang)
Danmasih banyak lagi kesulitan yang dihadapi muslimah di Luar Indonesia…so Buat yg ada di Indonesia…Fastaqiim..BEristiqomahlah..
“Katakanlah kepada wanita beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya serta tidak menampakkan perhiasannya kecuali (yang biasa) nampak darinya dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka. (Q.S 24:31)
Yaitu tidak menampakkan sedikitpun perhiasannya kepada orang-orang asing (bukan muhrim), kecuali sesuatu yang tidak mungkin disembunyikan berupa pakaian yang tidak menyolok dan hendaklah mengulurkan menutup kepalanya (hijab) sampai ke dadanya hingga tertutup. Aisyah ra. berkata :
”Semoga Allah merahmati wanita-wanita pertama yang berhijrah (muhajirat), yaitu ketika Allah menurunkan firman-Nya : “hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka” Mereka langsung merobek pakaian mereka untuk dijadikan jilbab.”
(H.R Bukhari)
Seorang tokoh aliran Free Mansory berkata:
“Secangkir minuman keras dan seorang biduanita dapat menghancurkan umat Muhammad melebihi kekuatan seribu tank baja, peluru kendali dan senjata kimia canggih. Oleh karena itu buatlah mereka tenggelam dalam cinta materi dan syahwat.”
Terima kasih untuk wanita yg berhijab….
Posted by ATa on October 2, 2008 at 7:48 pm
1 lagi…
Syarat-syarat hijab syar’i
Adapun syarat-syarat hijab syar’I yang sesuai dengan syariat Islam adlah sebagai berikut:
1. Hijab/jilbabnya hendaknya menutup seluruh badan, firman Allah:
“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (Q.S 33:59)
Jilbab adalah pakaian panjang yang menutupi seluruh badan, jadi jilbab yang syr’I adalah yang menutupi eluruh aurat wanita.
2. Hijab itu hendaklah tebal, tidak tipis dan tidak transparan, karena maksud hijab adalah menutup, bila tidak menutup maka ia tidak dinamakan hijab, karena tidak menghalangi penglihatan dan pandangan mata.
3. Hijab itu hendaknya bukan perhiasan atau yang menyolok mata, berwarna-warni dan menarik perhatian, firman Allah:
“Dan tidak menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya.” (Q.S 24:31)
Artinya yang biasa nampak dari padanya adalah yang nampak tidak sengaja. Bila hijab itu sendiri perhiasan, maka tidak boleh dipakai dan tidak dinamakan hijab, karena hijab itu adalah untuk menghalangi timbulnya (nampaknya) perhiasan kepada yang bukan muhrim.
4. Hijab itu hendaknya lebar, longgar, tidak sempit, tidak ketat dan tidak menampakkan lekuk tubuh dan aurat sehingga menimbulkan fitnah.
5. Hijab itu hendaknya tidak memakai minyak wangi yang menimbulkan fitnah dan rangsangan bagi laki-laki, sabda Rasul:
“Sesungguhnya seorang wanita bila memakai wangi-wangian lalu melewati suatu majelis maka ia adalah ini dan ini, yaitu wanita penzina.” (H.R Ashabus Sunan, tirmidzi berkata hadis ini hasan)
Dalam riwayat lain disebutkan:
“Sesungguhnya bila seorang wanita memakai minyak wangi, kemudian melewati suatu majelis agar mereka (terangsang dan tertarik lalu) mencium baunya, maka ia telah berzina.”
6. Hijab itu hendaknya tidak menyerupai pakaian laki-laki sebagaimana hadits nabi saw, yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:
“Nabi melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki.” (H.R Abu Daud dan Nasa’i)
Dalam riwayat lain disebutkan:
“Allah melaknat laki-laki yang bergaya perempuan dan perempuan yang bergaya laki-laki.” (H.R Abu Daud dan Nasa’i)
Artinya perempuan yang menyerupai laki-laki dalam hal pakaian dan modelnya, sebagaimana perempuan-perempuan zaman sekarang begitu pula laki-laki yang bergaya perempuan dalam hal pakaian, gaya bicara dan lain-lain.
Kita memohon kepada Allah kesehatan dan keselamatan dunia dan akhirat.
Posted by arvan8 on October 4, 2008 at 4:14 pm
wah, saya salut juga sama mamanya yang sangat advanced dan gaul juga….he…
intip blog saya ya…
Posted by aisar on October 9, 2008 at 9:54 pm
@ ATa > bikin artikel nih, mas..
tapi betewe sy rasa klo ada pelarangan cadar di negara2 barat tuh wajar aja. lagian, sy aja yg org indonesia, muslim sejak lahir, klo liat cewe bercadar di jalan kayaknya aneh banget kesannya, misterius, menyeramkan gitu. apalagi mreka, yg islam aja kagak.
jadi saran saya sih, ga usah aneh2 lah klo hidup di “negeri orang”. klo bersikukuh pake cadar, pindah ke arab aja.
sy rada ga setuju, klo ‘kebenaran agama’ dibawa2 untk memaksakan sesuatu yg ‘meresahkan secara sosial’. maksudnya, silakan untk mereka yg yakin kewajiban bercadar ato berjilbab, tapi jangan sampai mengganggu hak-hak orang2 di sekitar anda, hak untk mrasa nyaman, bebas rasa takut, etc.
Posted by aTa on October 11, 2008 at 7:55 pm
@aisar
sepakat dengan penuh hikmat mencermati, bahwasannya “kebenaran agama” jangan terlalu dipaksakan untuk “meresahkan secara sosial”…
Menggutamakan pranata sosial adalah adalah kebaikan…atas alasan saling memahami, menghormati, dan menghargai…
Dan itulah yg dikatakan kaum orientalis tuk membatasi ‘suatu hal’…membuat sesuatu menjadi parsial untuk kita pandang…
Jgn buru2 merasa menjadi tertuduh…coba kupas kulit telurnya hingga bersih=)
By the way…keanehan bisa timbul karena banyak hal…dan itu yg harus ditelaah lebih seksama…hendaklah kita memandang permasalahn secara komprehensif…
Ketika kaum barat memandang bahwa cadar adalah suatu yg meresahkan jiwa tentu ada alasannya…apreori, suatu keganjalan atau memang suatu bentuk keresahan yg mengancam diri mereka???
Terlepas apapun alasan mereka, apakah kita sebagai umat islam tidak juga ikut merasa resah jika salah satu “bentuk syariah” kita menjadi hal yg dikecam kaum barat?jika kita menganggap hak mereka lebih utama dari kita maka pertanyaannya dimanakah hubungan sosial yg positif ada di lingkungan kita…karena ketika kita melihat lebh jelas….ternyata ada ketidakseimbangan hak terjadi disini…
Ketika menang dari perang salib, apakah yg dilakukan salahudin al ayubi???beliau tidak melarang kaum kristiani beribadah ke gereja…artinya apa???
silahkan saudaraku aisar yg menjawab sendiri…
ctt :
1. terlepas dari, apakah cadar merupakan kewajiban, sunnah atau keutamaan dalam islam….
2. yg saya tekankan di tulisan sebelumnya bukan cadar nya…but hijabnya…tapi jgn diparsialkan ya…cadar bagian dari hijab….terlepas(lihat ctt no.1)
terima kasih=)
Posted by aisarGaPakeLogin on October 12, 2008 at 12:29 pm
@ restya, sori jadi forum nih :p
@ aTa
memang, seharusny tiap individu punya keleluasaan untuk menjalankan ibadah yg ia yakini, dan pemerintah melindungi itu. sy juga blm pernah denger ada muslim di negara barat yg dilarang solat, bahkan di beberapa tempat umum disediakan “prayer room” walopun ga khusus dpakai untk muslim saja.
masalahnya adlh untk hal-hal yg ga “generally accepted”, seperti bercadar/berhijab/apa pun istilahnya. wlopun ad yg mengklaim itu kewajiban, ad jg yg bisa membuktikan itu bukn kewajiban. lain halnya dgn shalat, puasa, n’ ibadah-ibadah maghdoh lainnya.
hal-hal semacam itu ga perlu terlalu dipaksakan lah, ga usa mengatasnamakan agama sehingga seolah2 semua orang islam meng-iya-kannya. ya, sesuaikan aj dengan kondisi sekitar.
sederhana bukan?
Posted by reZa pH on October 14, 2008 at 11:49 pm
ha! ini tambahan bahwa emang wanita tuh udah fitrahnya berkerudung…
http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2008/05/18/sebuah-pelajaran/
[lihat yang no. 2]
Allah telah menyiapkan semuanya, mempermudah setiapnya…
Allahu’alam
Posted by restya on October 15, 2008 at 2:52 pm
wew.. rame juga
@dwinanto : maksa ngasih komentar banget
@Ivan : nggak punya kok, Van
@bintang : sip2
@email90 : wew, punten…nama aslinya siapa ya?
klo kata sy siy… wanita itu penuh pngertian
@lailatulhidayah : iya, Lel subhanallah
@ATa : ho… cem panjang komennya
@arvan8 : hehe makasi
@aisar : yow..jadiin forum aja gapapa, biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh
@reZa pH : promosi blog? hehe
Posted by email90 on October 17, 2008 at 9:33 pm
mbak, main ke blogku yah, nanti nemu nama asliku
melinda purnamasari
Posted by Ata on October 20, 2008 at 3:00 pm
@aisar
generalisasi yg ga pada tempatnya. sederhana bukan?=)
salam kenal, saya fajar, naval architect UI, angkatan 05. semangat sar…jgn patah semangat.
@restya
Maaf jd forum, but seru ngmng ma aisar=).
Posted by Ata on October 20, 2008 at 3:02 pm
@aisar
generalisasi yg ga pada tempatnya. sederhana bukan?=)
salam kenal, saya fajar, naval architect UI, angkatan 05. semangat sar…jgn patah semangat.
@restya
Maaf jd forum, but seru ngmng ma aisar=). artikel?comment biasa kok, but sekalian mancing ikan2 tuk diskusi.
Posted by ahmad sheva on December 27, 2008 at 4:34 am
@aisar : saya cenderung setuju dengan mas aTa . ibadah dalam Islam termasuk salah satunya memkai hijab bagi muslimah . ini sudah merupakan kewajiban . bukan lagi hal yang bisa d perdebatkan antara mau pake atau tidak .
jika prayer room tidak khusus d pke untuk orang islam , akankah bs d jamin kesuciannya ?
@aTa : di singapore klo sekolah g boleh pke jilbab lho . ada solusi ?
Posted by ratna dewi on July 23, 2010 at 5:55 pm
siip…yg cocok wanita itu penuh pengertian…….
Posted by winy on February 4, 2011 at 10:44 am
terima kasih, postingannya bermanfaat bagi saya. sayang sekali ppt dari gamais itb nya gak bisa saya akses. salam kenal
Posted by suroto on April 13, 2012 at 4:17 pm
betul, betapa berharganya diri kita ini………..
rumah buku