Apa Hidup Ini Hanya untuk Mengeluh?

Melanjutkan postingan teman saya… Beberapa bulan setelah postingan tersebut, tampaknya saya mulai terkena sindrom mengeluh. Mukya… Alasannya cukup sederhana karena sebuah nilai merah pada salah satu mata kuliah (hayo… sapa bisa nebak…).

Begitu terhentaknya saya sehingga saya sempat memasang status YM berisi keluhan. Beberapa orang teman akhirnya mengirimkan kata-kata penghibur (thanks all…). Namun tetap saja diri ini tidak merasa terhibur… BT abis!!!

Malam usai sholat maghrib, saya membuka mushaf dan sedikit membaca-baca. Hingga sampailah saya pada ayat berikut…

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,  (QS 70 : 19-23)

Hag..hag… nampaknya senjata makan tuan. Setelah beberapa bulan sok menasehatin orang. Ganti saya yang kena nasehat.

Well, saya hanya dapat berkata “alhamdulillah…”

6 Responses to this post.

  1. Mata kuliahnya dari lab mana,y? :-P

    Kebiasaan nilai bagus,sih.. merah dikit langsung mengeluh..

    Reply

  2. Posted by poedja_p on November 19, 2008 at 8:25 pm

    iyah..iyah..
    emang mata kuliah apa ya rest ???
    penasaran..

    Reply

  3. Eisss,. (bener ga nih tulisannya),. :D
    ada komentar xxxx nih,. :P
    Cobalah bersyukur, Res,. :)

    Reply

  4. Eeiiisssss…

    Semangat res ^^

    Reply

  5. Posted by Dibyo on November 23, 2008 at 10:26 am

    Tetap semangat ya

    Reply

  6. makasih mbak . saya ikut tersadarkan . :D

    Reply

Respond to this post