Pesan Moral Algoritma Greedy

Inilah yang saya dapatkan dari kelas gabungan mata kuliah IF2251, tertanggal 13 Februari 2008 dengan dosen Ir. Rinaldi Munir,M.T. … Algoritma Greedy. Apa istimewanya?

Tentu saja bukan terletak pada judulnya, greedy = rakus, tapi karena Algoritma tersebut memberikan beberapa pesan moral kehidupan…

Step by step greedy :

  1. ambil pilihan terbaik yang dapat diperoleh pada saat itu tanpa memperhatikan konsekuensi ke depan (“take what you can get now”)
  2. berharap bahwa dengan memilih optimum lokal pada setiap langkah akan berakhir dengan optimum global

Untuk beberapa kasus, pilihan terbaik yang diambil saat itu juga benar-benar berakhir dengan optimum global. Namun, untuk kasus lainnya, pilihan terbaik yang diambil saat itu tidak menghasilkan optimum global.

Nah, di sini letak kecantikan Algoritma Greedy… dia mampu merepresentasikan kehidupan…

  1. Ambil pilihan terbaik yang dapat kamu ambil sekarang…
    Yah, mau gimana lagi… bila dihadapkan dengan berbagai pilihan, kita memang cenderung untuk mengambil pilihan terbaik yang ada saat itu.
    …tanpa memperhatikan konsekuensi ke depan (?)
    Apakah “pilihan terbaik” yang diambil tanpa memperhatikan konsekuensi ke depan merupakan pilihan terbaik?
  2. Berharap bahwa dengan memilih optimum lokal pada setiap langkah akan berakhir dengan optimum global
    Pada langkah sebelumnya telah disepakati bahwa pilihan terbaik yang diambil tidak memperhatikan konsekuensi ke depan. Oleh karena itu, akan menjadi sebuah anugerah bila pilihan-pilihan terbaik yang telah kita ambil dapat mengantarkan kita pada pilihan terbaik global (baca : pilihan terbaik yang hakiki)
    Sayangnya, seperti beberapa kegagalan yang telah terjadi pada Algoritma Greedy, kita tidak selalu menemukan pilihan terbaik global di akhir.

Untungnya, selain memiliki resiko tidak ditemukannya pilihan terbaik global, Algoritma Greedy juga memiliki keunggulan, yaitu … kecepatan hisab (alias waktu untuk menyelesaikan sebuah permasalahan).
Di satu sisi, kita perlu mempertimbangkan future consequencies dalam mengambil setiap pilihan.
Di sisi lain, kita tidak selalu bisa melihat future consequencies akibat suatu pilihan yang kita ambil sekarang.

Jadi, mari kita bentuk Algoritma Greedy yang telah disempurnakan…

Berusaha melihat future concequencies dari pilihan yang akan kita ambil.
Kalau pun future consequencies tersebut tak terlihat, jangan mundur dan takut mengambil pilihan. Ambil saja apa yang terlihat terbaik untuk saat ini dan…
jangan pernah kecewa atas pilihan yang telah diambil.
Jangan pernah kecewa jika future concequencies dari pilihan tersebut kurang diharapkan….
karena itulah satu-satunya cara untuk mengetahui future concequencies

Advertisements

16 thoughts on “Pesan Moral Algoritma Greedy

  1. mungkin definisi pilihan terbaiknya diganti.
    pilihan terbaik adalah suatu pilihan yang dipilih setelah memperhatikan konsekuensi ke depannya seperti apa. apakah konsekuensi tersebut menguntungkan/menyenangkan atau tidak..*gakmaurugi*
    πŸ˜€

    boleh juga…

  2. A* kayanya di kuliah IB deh…

    Request pesan moral algoritma BFS (Breadth First Search) dan DFS ( Depth First Search) yah, haha…

    oh, pantesan g ngerti…requestny akan dpertimbangkn stelah mmpelajari algoritmany

  3. kekna ga ada deh pilihan yang salah. beberapa pilihan mungkin memperlebar jarakmu dengan tujuan, tp tujuan itu tetap di situ, menunggumu.

    terlalu memikirkan “nanti”, bakal merampas kesempatanmu untuk mereguk “kini”.

    ps: kalo sampahnya aja kek gini, ga kebayang deh gimana brand new-nya.

    another sight… bagus jg. brand new-nya ya : produk hasil daur ulang

  4. wah,,,wah
    pelajaran yg gw dapet blank
    orang cuma tidur selama 2 jam
    ahahah,,,,

    nah, iy. aq jg ngantuk wkt itu, makany ngelamun dan jadi artikel ini

  5. wah…keren
    dulu ga pernah kepikiran ambil hikmah dari algoritma πŸ™‚
    hmm,,,tapi kan manusia beda sama komputer. kalo komputer ga bisa tahu ‘masa depan’, manusia ‘bisa’ (lewat prediksi atau pengalaman masa lalu).
    manusia bisa melihat ‘optimum globalnya’ dari awal (istilahnya visi) dan menyusun langkah untuk mencapainya. tiap langkah ke sana adalah ‘optimum lokal’-nya. sayangnya, manusia susah untuk menentukan ‘optimum globalnya’ dan susah untuk komitmen mencapai ‘optimum lokal’ di sepanjang jalan menuju ke sana

  6. Algoritma Greedy? Wah, baru kali ini denger..
    Mirip-mirip dikit dengan Algoritma AoW..
    Tapi tambahkan “+pengalaman masa lalu”

  7. Yup, subhanallah nih anak. Sampe kepikiran kayak gitu yak. Jangan2 kalo dikasih kuliah RPL dapet Data Flow Architecture jadi kepikiran tentang Arsitektur Arus Kehidupan. Terus kalo denger pipes and filter dan batch sequential kira2 nulis apa yak? Hehehe…ga bisa bayangin.
    ======makasih udah bole coret2 disini======
    ======salam ukhuwah======

  8. Apalagi kalo nanti ada heuristik-heuristik gitu hehehe… Greedy-nya akan menjadi lebih penuh perhitungan dalam melangkah.

    * Hidup penuh dengan informasi tambahan yang dapat digunakan sebagai heuristik πŸ˜€

  9. Pingback: Algoritma Greedy?? Rakus katanya,, « will I am ?

  10. Pingback: Pesan Moral Knowledge Based System « rest-cycle bin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s