Nggak terasa banget… adik2 angkatan 2008 sudah memasuki jurusan masing2. Secara otomatis, bertambahlah jumlah anggota keluarga baru di HMIF . Well, saya sudah semakin ‘bau sabuga’ rupanya ^^
Nah, buat menyambut anggota baru, pada tanggal 8 Agustus 2009 kemarin, ada welcome party hasil kolaborasi panitia SPARTA dan daemon2 HMIF. Walaupun sederhana, banyak hal yang bisa diambil dari kesederhanaan itu sendiri.
Special gift for me, soalnya ada sesi mentoring sore itu yang membuat saya dapat berinteraksi dengan intim ke adik2 2008. Sore itu, mereka bercerita tentang benda-benda yang menunjukkan komitmen mereka terhadap HMIF. Ada yang bawa MiZone (be 100%), proposal baksos, jas almamater, paku, amplop, lem, lem alteco, amplop, kemoceng, sampai tanaman. Menarik saat mereka bercerita tentang filosofi benda-benda yang mereka bawa
Masih dalam sesi mentoring, kita lalu saling bergosip tentang isi HMIF, yang pastinya nggak akan sekeren dibandingkan kesan pada pandangan pertama. There are a lot of problems inside.. but each problem make us grow to be a wiser person. (Amin, deh). Selanjutnya, kita membahas tentang perbedaan jelas antara interest dan commitment… antara “I’m lovin’ it”-nya McD dengan “I love you full”-nya Mbah Surip.

Well.. setelah sesi mentoring yang usai, digantikan dengan sesi kelompok. Nah, metode yang kali ini agak bersifat agitasi. Tapi tetap rasional lah, ya. Di sesi kelompok, mereka diingatkan tentang pentingnya memiliki komitmen individu dan komitmen komunal. Quotes yang saya suka dari sesi ini disampaikan oleh HarBag dan Kak Nanto
Adalah mudah untuk mengatakan apa yang dilakukan, tapi jauh lebih sulit untuk melakukan apa yang dikatakan. Integritas adalah melakukan apa yang dikatakan.
Laki-laki (wanita juga kali, ya) kalau omongannya nggak bisa dipegang, apalagi yang bisa dipegang.
Sesi terakhir dari daemon sebelum peserta dikembalikan ke panitia adalah sesi komitmen angkatan. Di sini, mereka menyanyikan lagu angkatan… Infinity, Informatics for Unity; mempresentasikan gabungan benda-benda mereka; lalu menempelkan puzzle angkatan sekaligus meneriakkan komitmen pribadi.
Saya ingin menjadi senator…
Saya ingin menjadi juara imagine cup…
Saya ingin menjadi anggota DPP
Beberapa kalimat tersebut merupakan kalimat komitmen mereka. So sweet juga.
Sesi ini pun ditutup dengan sebuah kisah (sponsored by SSDK 2009
) yang akhirnya menekankan kembali bahwa
Ketika mengapa begitu besar, bagaimana menjadi kecil…
Selanjutnya, peserta dimobilisasi ke Amphi-Arsi… Di Amphi-Arsi nya sendiri telah disiapkan film tentang perjuangan peserta selama SPARTA. Dihiasi dengan lilin, obor, dan baligho HMIF, Amphi-Arsi tampak gagah di bawah bulan purnama (lebay ni kalimatnya). Setelah menonton film SPARTA, peserta pun dilantik menjadi anggota biasa dan SPARTA resmi ditutup.. Yaps, massa himpunan lalu bersalaman dengan anggota baru HMIF…
Selamat datang adik-adik tersayang, Infinity 2008 ^^
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Teruskan, teruskan jiwa kami
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Ikutan comments, yuk